Reformasi Birokrasi Wujudkan Peningkatan Pelayanan Publik

Category: Artikel Hukum Published: Monday, 25 May 2015 Written by Super User

Prioritas utama Pemprov Jatim untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat atau publik adalah dengan memberlakukannya reformasi birokrasi. Pernyataan itu disampaikan Gubernur Jatim H Soekarwo ketika menyampaikan orasi ilmiah 'Reformasi Birokrasi Dalam Kerangka Peningkatan Pelayanan Publik', di depan 491 lulusan/wisudawan Universitas Dr Soetomo Surabaya Tahun Akademik 2009/2010, di Pelataran Parkir Kampus Unitomo, Jl Semolowaru Surabaya, Sabtu (16/10).

Reformasi birokrasi diperlukan agar pandangan masyarakat terhadap kinerja birokrasi selama ini berubah. Salah satu cara yang dilakukan adalah melaksanakan kebijakan partisipatoris. Artinya masyarakat sebagai korban kebijakan diajak ikut merumuskan kebijakan, agar sesuai dengan sasaran dan kebutuhan masyarakat.

"Saat ini Pemprov Jatim memerlukan pemimpin yang inovatif dan kreatif. Sesuai dengan Era Demokrasi, seorang pemimpin harus mempunyai kompetensi, integritas, dan dapat diterima masyarakat ,” ujar Gubernur Jatim yang akrab dengan sapaan Pakde Karwo.

Disampaikan pula bahwa seorang birokrat harus mampu mengubah tata kelola pemerintahan sehingga dapat membangun kepercayaan masyarakat. Salah satu cara yaitu dengan meminimalisir pelayanan yang mempertemukan orang dengan orang.

Pelayanan kepada masyarakat harus diubah dengan sistem elektronik. Masyarakat tidak boleh lagi keluar - masuk ruangan kantor. Karena hal tersebut akan menumbuhkan tindak korupsi. Pelayanan juga harus dilakukan secara multi channel.

Salah satunya adalah apa yang telah dilakukan oleh Kantor Samsat dalam pelaksanaan pembayaran pajak kendaraan ataupun pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Pelayanan dapat dilakukan di Kantor Samsat, Samsat Drive Thrue, Samsat Delivery, Mobil Pelayanan Pembayaran SIM dan pajak kendaraan.

Sedangkan untuk lelang proyek-proyek yang dilakukan oleh pemerintah pada tahun 2011 diharapkan sudah tidak ada lagi yang dilakukan secara manual, tetapi semuanya dilakukan secara terbuka secara elektronik. Dan pada tahun 2014 lelang akan dilakukan secara On Line di seluruh Indonesia.

"Reformasi Birokrasi telah dilakukan oleh pemerintah. Dan saat ini seberapa besar para lulusan lembaga pendidikan mampu menjadi generasi yang berkarakter, mempunyai semangat memajukan kehidupan bangsa, serta mampu menarik masyarakat pinggiran ke tengah masyarakat sehingga mereka tidak menjadi masyarakat yang termarjinalkan," tanya Pakde Karwo sebelum mengakhiri orasinya.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatangan MoU antara Rektor Unitomo Dr. H Ulul Albab MS dan Ketua Harian Koni Jatim Drs Diman Abror MSi. Merupakan kerjasama peningkatan SDM atlet Jatim akan mendapatkan kemudahan untuk meneruskan studi di Unitomo, baik untuk jenjang D3, S1 maupun S2.

"Selama ini kebanyakan para atlet kesulitan untuk meneruskan pendidikan, karena mereka harus membagi waktu untuk latihan dan belajar. Apalagi bila mereka masuk dalam puslatda. Dengan adanya penandatanganan MoU ini, diharapkan para altet dapat meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tanpa harus mengorbankan prestasinya. MoU ini merupakan peristiwa pertama kali dilakukan antara Perguruan Tinggi dan KONI," jelas Diman Abror.

Hits: 703

Login Form

Statistik Kunjungan

Hari ini75
Kemarin82
Minggu ini75
Bulan ini1900
Total60175

Yang lagi terhubung

Guests : 27 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb