Kebersihan Lingkungan Cermin Hidup Masyarakat

Category: Berita Online Published: Tuesday, 03 June 2014 Written by Super User

Selain Kamtibmas, kebersihan lingkungan juga mesti menjadi perhatian semua pihak guna mewujudkan keasrian dan kesehatan masyarakat. karena menurut kasubag Pengkajian Dokumen Hukum, Jordanus, SH kebersihan lingkungan akan menjadi cermin masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Menjaga kebersihan dan ketertiban umum sebagaimana Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Alor Nomor 6 Tahun 2008, tegas Yordanus, harus dimulai dari dalam rumah dan akan menyebar ke lingkungan sekitar. Apalagi kini, banyak tenaga kesehatan yang menyebar ke semua wilayah di kabupaten Alor dan tentu diharapkan dapat mendukung dan menciptakan kebersihan lingkungan dan ketertiban umum.

Menyangkut dukungan hukum atas upaya menjaga kebersihan dan ketertiban umum di desa, pemerintah desa bersama BPD dapat menerbitkan Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur dan mngingkat masyarakat. Sehingga semua komponen di desa bertanggung jawab atas hal itu. “ Perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah desa dengan menerbitkan perdes,” jelas Jordanus.

Dalam Perda Nomor 6 Tahun 2008 tentang Kebersihan dan ketertiban Umum juga telah mewajibkan pemerintah dan masyarakat untuk menjamin ketertiban umum. Setiap pelanggaran atas ketentuan perda tersebut akan dikenakan sanksi sebagaimana diatur.

Dalam pasal 35 perda ini tegas menjelaskan bahwa Setiap orang atau badan dilarang memasukan, memproduksi, menyimpan, menimbun, mengedarkan dan menjual minuman beralkohol di atas 5% (lima prosen) tanpa izin sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku. Setiap orang dilarang mengkonsumsi minuman beralkohol di tempat-tempat umum. Selanjutnya, setiap orang atau badan dapat diberikan izin memproduksi, menyimpan, menimbun, mengedarkan dan menjual minuman beralkohol produk daerah.

Dipasal yang sama juga menyatakan bahwa izin memproduksi, menyimpan, menimbun, mengedarkan dan menjual minuman beralkohol produk daerah akan diatur lebih lanjut oleh Bupati. Setiap orang yang mengkonsumsi minuman beralkohol baik di rumah pribadi ataupun ditempat lain dan membuat keributan, keresahan masyarakat dan/atau mengganggu ketertiban umum ditindak sesuai ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.

Setiap orang atau badan dilarang menjual atau memberikan minuman beralkohol kepada anak yang berusia 17 (tujuh belas) tahun ke bawah. Setiap orang dilarang mengkonsumsi minuman beralkohol pada saat hendak dan/atau sedang mengemudi kendaraan bermotor.

Sanksi sebagaimana diatur oleh perda ini yakni apabila setiap orang atau badan yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan dalam Peraturan Daerah ini diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp.50 juta. Dan setiap orang atau badan yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan dalam Peraturan Daerah ini yang mengarah pada perbuatan pidana berat diancam sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.***(Jefri)

Hits: 543

Login Form

Statistik Kunjungan

Hari ini75
Kemarin82
Minggu ini75
Bulan ini1900
Total60175

Yang lagi terhubung

Guests : 7 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb