Pemkab Alor-Telkomsel Setuju Relokasi dan Tambah Tower

Category: Berita Online Published: Monday, 21 September 2015 Written by Editor

Pemkab Alor dan PT Telkomsel sepakat dilakukan relokasi terhadap tower milik PT Telkomsel di wilayah dekat bandar undara Kabir, kecamatan Pantar Kabupaten Alor. Relokasi ini menyikapi persoalan posisi tower yang dekat dengan bandara Kabir dan dinilai dapat mengganggu aktifitas penerbangan. Demikian terungkap dalam rapat bersama Pemkab Alor dan PT Telkomsel di ruang rapat bagian Hukum dan HAM Setda Alor.

Mewakili Kabag Hukum dan HAM Hendrik Y.G.Pella, SH, rapat dipimpin kasubag Pembinaan Hukum dan Perundang-undangan Marianus Adang, SH ini antara lain membicarakan tentang relokasi Tower (Site KAI 007) Kabir di sekitar lokasi bandara Kabir, rencana usulan Pemkab Alor untuk menambah delapan tower di titik strategis dan pembayaran retribusi tower serta proses perijinan pengadaan tower dimaksud.

Manager Legal dan Reg. Balnus PT Telkomsel, L.G Astitianingsih menegaskan pihak Telkomsel sepakat untuk tower direlokasi ke tempat yang ditentukan oleh Pemkab Alor. Kewajiban Telkomsel untuk relokasi Tower akan dilakukan paling lambat tiga bulan. Kewajiban itu akan dilakukan bilamana perjanjian antara Pemkab Alor dan Telkomsel sudah selesai ditandatangani.

Sementara terkait permintaan Pemkab Alor untuk menambah delapan tower pada titik strategis yang ditentukan, akan dikaji lebih lanjut karena butuh proses terkait penentuan titik koordinatnya serta kesepakatan lain dengan Pemkab Alor. Harus juga memperhitungkan waktu dan anlisas biaya investasi, lokasi dan aspek teknis lainnya.

Menurutnya Alor sudah menjadi prioritas karena permintaan dan desakan bupati. Ada daerah lain yang juga mengundang kami untuk pembangunan tower baru. Satu tower itu dibangun dengan dana lebih dari Rp.1.5 M. “ Tentang permintaan delapan titik tower tentu butuh waktu dan proses pelaksanaannya. Alor jadi prioritas karena desakan dari Pak Bupati. Dengan syarat semua proses perijinan menjadi tanggungjawab Pemkab Alor. Telkomsel melihat Pemda sebagai saudara juga sebaliknya,” ujar Asty.

Kasubag Pembinaan Hukum dan Perundang-undangan, Marianus Adang, SH menjelaskan prinsipnya Pemkab Alor dan Telkomsel punya niat yang baik untuk berikan pelayanan telekomunikasi bagi masyarakat. Niat baik ini harus diikuti oleh regulasi yang mengatur agar tidak terjadi permasalahan hukum kelak.

 

“ Berbagai hal yang tertuang perlu kita lihat kembali karena ada sejumlah pembebanan biaya yang harus ditanggung kedua belah pihak berkenan dengan pemindahan lokasi Tower dari bandara,” ungkap Marianus.

 

Dalam MoU itu akan disepakati apakah Pengembalian/Pemindahan Tower itu jadi tanggungjawab Pemda Alor atau Telkomsel. “ Berkenan proses pemindahan Tower ini secara hirarki birokrasi dalam penetaan anggaran melalui mekanisme di DPRD apalagi dalam jumlah anggaran yang cukup besar,” jelasnya.

 

Ini Rekomendasi Rapat

Untuk diketahui, pemkab Alor dan Telkomsel telah menyepakati relokasi tower milik Telkomsel sebab lokasinya berdekatan dengan Bandara Kabir, kecamatan Pantar Kabupaten Alor. Selain itu, Pemkab Alor juga mengusulkan penambahan delapan buah tower untuk ditempatkan pada wilayah strategis yang  telah ditentukan. Berikut rekomendasi rapat antara Pemkab Alor yang dihadiri bagian Hukum dan HAM, dinas pendapatan keuangan dan aset daerah dan dinas perhubungan kominfo dengan PT. Telkomsel:

  • Pemkab Alor wajib menyediakan tanah pengganti lokasi tower eksisting dan memberikan kepada Telkomsel dengan status hak guna bangunan.
  • Pembuatan SHGB akan dilakukan oleh Pemkab Alor termasuk biaya yang timbul atas pembuatan SHGB tersebut.
  • Pemindahan tower di site eksisting menjadi kewajiban Telkomsel dan harus dilakukan setelah perjanjian kerja sama dengan pemkab Alor ditandatangani.
  • Telkomsel membutuhkan waktu tiga bulan untuk relokasi tower.
  • Seluruh perijinan terkait relokasi tower dari tempat semula menjadi tanggungjawab Pemkab Alor.
  • Penambahan tower membutuhkan waktu dan analisa biaya investasi, lokasi dan aspek teknis yang akan terus berlanjut dilakukan dan akan disampaikan hasilnya selambat-lambat 4 (empat) minggu.
  • Hasil analisis berupa sejumlah titik/lokasi yang disetujui/tidak disetujui oleh management Telkomsel.
  • Pemkab Alor dapat menyelesaikan semua perijinan terkait seluruh Tower Telkomsel berdasarkan peraturan daerah kabupaten Alor apabila atas permintaan Pemkab Alor.

Seluruh biaya yang ditanggung Pemda Alor untuk pemindahan Tower Eksisting Kabir bukan dalam bentuk uang tunai tapi berupa kompensasi atas harga sewa tanah lokasi tower.+++

Hits: 529

Login Form

Statistik Kunjungan

Hari ini10
Kemarin57
Minggu ini424
Bulan ini2673
Total54444

Yang lagi terhubung

Guests : 16 guests online Members : No members online
Powered by CoalaWeb